Kantor Pemasaran

Fasilitas

Hubungi Kami

Ruang Informasi



Mari Berasuransi



AAJI

Novotel Balikpapan

Wisma Indocement Lt.2 Jend.Sudirman Kav. 70 - 71
Jakarta 12910
Phone : 021-5224074 Fax : 021-5224080
E-mail:

Kolom asuransi, Strategi Mengawali Tahun 2009

Getaran krisis global masih kita rasakan saat memasuki tahun 2009 yang sudah di depan mata.Berbagai kajian dan analisis tentang krisis pasar keuangan dan pasar modal global serta dampaknya di berbagai sektor ekonomi dan kehidupan banyak diulas di berbagai media cetak dan elektronik, baik di dalam maupun di luar negeri.

Esensinya,ada banyak ketidakpastian yang akan membayangi perjalanan kita di sepanjang tahun 2009. Secara spesifik, kondisi dunia usaha di berbagai sektor dan kinerja di dalamnya mengalami beragam tekanan akibat krisis global tersebut.

Bukan tidak mungkin pada 2009 ada banyak perusahaan yang terpaksa melakukan pengurangan jam kerja untuk sementara waktu.Bahkan,kebijakan perusahaan untuk mengurangi tenaga kerja akibat produksi yang menurun bisa terjadi kapan saja! Kedua alternatif keputusan yang bisa diambil oleh beragam perusahaan itu sudah tentu bisa berpengaruh terhadap kepastian kerja para karyawan dan penghasilan yang mereka terima secara rutin.

Cermat Dalam Berstrategi!

Dalam rangka mencermati tantangan yang dihadapi dunia usaha pada 2009,pada edisi kali saya akan mengajak Anda untuk memantapkan strategi dasar serta sikap disiplin dalam mengelola uang yang Anda miliki di tengah munculnya ketidakpastian nantinya.

Strategi yang dimaksud ialah (1) Pengelolaan keuangan keluarga dalam jangka pendek dan (2) Pengelolaan risiko keuangan keluarga. Pertama, dalam kondisi yang sarat dengan ketidakpastian, strategi dasar yang seyogianya Anda terapkan ialah bersikap cermat dalam mengelola keuangan keluarga, termasuk di dalamnya pengelolaan terhadap pendapatan dan pengeluaran sehari-hari.

Dalam hal ini,Anda perlu bersikap disiplin dalam menetapkan bujet belanja bulanan keluarga.Langkah ini perlu disertai dengan upaya untuk memonitor biaya pengeluaran. Tidak ada salahnya, Anda mengikutsertakan keluarga dalam proses perencanaan dan pemonitoran bujet tersebut sehingga semua anggota keluarga bisa memahami pentingnya mengelola keuangan keluarga secara cermat.

Sebelum melakukan pembelanjaan, seyogianya Anda merenungkan apakah pembelanjaan tersebut benar-benar merupakan satu kebutuhan! Anda juga perlu mempertimbangkan apakah ada hal penting yang bisa gagal bila Anda tidak melakukan pembelanjaan tersebut. Atau,adakah alternatif lain yang lebih murah untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Pastikan juga bahwa Anda memiliki dana siaga yang cukup bila sewaktu-waktu Anda menghadapi keadaan darurat! Dana yang dimaksud kurang lebih besarnya enam kali dari penghasilan bulanan Anda.Bila saat ini Anda belum memilikinya, Anda perlu menabung secara agresif sampai Anda memiliki besaran dana siaga tersebut.

Dana siaga darurat ini sangat berguna untuk membiayai kebutuhan bulanan bila pendapatan Anda terganggu akibat berkurangnya penghasilan di kantor karena pengurangan jam kerja atau PHK.Paling tidak, untuk enam bulan berikutnya,Anda bisa terhindar dari malapetaka keuangan keluarga.

Anda pun bisa mencari pendapatan pengganti dengan lebih tenang dan kondisi akan lebih baik bila Anda bisa mendapatkan pekerjaan baru yang lebih menjanjikan. Kedua,Anda perlu bercermat dalam mengelola risiko keuangan keluarga di masa depan.

Dalam konteks perencanaan keuangan keluarga, langkah ini amat penting karena pengelolaan risiko adalah upaya dan proses yang Anda lakukan dalam mengelola kerugian keuangan yang bisa terjadi dalam keluarga Anda.

Dalam hal pengelolaan risiko keuangan keluarga,polis asuransi jiwa bisa memberikan perlindungan terhadap berbagai kerugian keuangan yang berkaitan dengan munculnya risiko tersebut. Dalam hal ini, perusahaan asuransi jiwa akan memberikan perlindungan keuangan kepada pemegang polis, tertanggung, dan penerima manfaat polis asuransi (misalnya,para ahli waris).

Sering kali, strategi yang kedua ini tidak lebih mudah untuk diterapkan karena kesadaran masyarakat kita tentang pentingnya berasuransi belum berada pada tataran yang memadai. Meski demikian,penting bagi Anda untuk berketetapan hati dalam memproteksi diri dan keluarga dengan polis asuransi jiwa! Mengapa demikian?

Ketetapan hati Anda amat menentukan kesejahteraan keluarga Anda di masa mendatang. Bila kondisi keuangan Anda terbatas, lebih baik Anda memiliki polis asuransi dengan tingkatan premi yang terjangkau dan jumlah pertanggungan yang tidak terlalu besar! Keputusan ini jauh lebih penting daripada Anda tidak memiliki polis asuransi jiwa sama sekali.

Dengan memiliki polis asuransi, Anda bisa merasa lebih tenang dan terlepas dari rasa khawatir bila risiko kemalangan terjadi pada Anda. Dalam hal ini, Anda telah mempersiapkan dana dalam bentuk santunan asuransi sehingga keluarga terhindar dari penderitaan bila suatu saat Anda harus meninggalkan mereka untuk selamanya.

Bila saat ini Anda sudah berkeluarga dan belum memiliki anak, Anda tetap membutuhkan perlindungan asuransi jiwa untuk memastikan kesejahteraan hidup pasangan di kemudian hari. Pasangan hidup Anda akan terbebas dari beban finansial yang berat bila sesuatu yang tidak diharapkan terjadi dalam diri Anda.

Pada kondisi lain, kalaupun putra-putri Anda saat ini masih kecil,Anda tetap perlu mengasuransikan mereka. Mengapa demikian? Secara empiris, premi asuransi akan meningkat seiring dengan bertambahnya usia putra-putri Anda karena pertambahan usia identik dengan bertambahnya risiko munculnya penyakit.

Jadi,yakinlah bahwa Anda mampu melewati krisis keuangan yang dampaknya masih terasa hingga 2009.Keyakinan tersebut bisa lebih mudah terwujud bila Anda memiliki perencanaan pengeluaran keluarga dan perencanaan risiko keuangan di dalamnya.

Dengan demikian,Anda bisa menjalani tahun 2009 yang penuh tantangan secara tenang dan Anda terbebas dari rasa khawatir yang berlebihan.Anda pun tetap bisa berharap bahwa kesuksesan yang lebih besar akan berada dalam genggaman Anda pada 2009.Selamat memasuki tahun 2009 dengan penuh antusias dan optimisme.(*)

Eddy KA Berutu,
Praktisi Asuransi dan
Ketua Departemen Pendidikan, Pelatihan, dan
Pengembangan AAJI

Sumber : seputar-indonesia.com




© Copyright 2008 Indolife. All Rights Reserved.