Jaga Kesehatan Tubuh dengan Pola Hidup Sehat, Jaga Kesehatan Dompet dengan Asuransi Kesehatan

Hari Jantung Sedunia"Jaga Kesehatan Tubuh dengan Pola Hidup Sehat, Jaga Kesehatan Dompet dengan Asuransi Kesehatan" Selama 2016, “Hmm.. kayaknya makan gorengan enak, nih!” "Olahraga?? Malas, ah… Pulang kerja udah capek, lebih baik istirahat atau berleha-leha kalau ada waktu luang.”“Malam ini begadang seru, nih. Ada pertandingan tim bola kesukaan!” Hayo, apa kamu masih sering melakukan kebiasaan-kebiasaan di atas? Jika terus dilakukan, bisa-bisa kamu terserang penyakit penyebab kematian nomor 1 di dunia lho! yaitu penyakit jantung! Kamu mungkin kerap mendengar ada yang meninggal di usia muda karena terserang penyakit mematikan tersebut.Makanya, selagi masih ada kesempatan, lebih baik hindari penyebab terjadinya penyakit jantung atau penyakit lainnya dengan cara melakukan pola hidup sehat seperti mengonsumsi makanan 4 sehat 5 sempurna, rutin berolahraga, istirahat cukup, serta tidak merokok dan mengonsumsi minuman beralkohol. Kesehatan adalah segalanya. Tanpa tubuh yang sehat, kamu tidak dapat melakukan aktivitas sehari-hari dengan optimal. Kalau sedang sakit, kadang makan saja rasanya tidak nikmat. Harimu jadi nggak produktif, deh!Selain itu, kesehatan tidak dapat diganti dengan uang. Tidak ada istilah ‘orang kaya’ dalam menghadapi penyakit. Bisa saja, seseorang menjadi ‘tekor’ dalam sekejap karena harus mengeluarkan biaya yang besar untuk mengobati penyakit berat yang dideritanya.Oleh karena itu segera miliki produk asuransi kesehatan untuk menjamin biaya kesehatanmu. Memiliki asuransi kesehatan sedini mungkin, itu penting karena: 1. Tidak perlu khawatir akan merepotkan keluarga atau kerabat kamu bila kamu terserang penyakit, karena biaya perawatan dan pengobatan akan ditanggung oleh perusahaan asuransi.; 2. Semakin dini umur kamu, semakin rendah risiko terkena penyakit, maka akan semakin murah pula nilai premi asuransi yang harus dibayar; 3. Biaya kesehatan naik setiap tahunnya, lho. Jangan sampai kamu harus menanggung biaya yang lebih besar di kemudian hari, karena belum memiliki proteksi asuransi dari sekarang. Untuk mendapatkan perlindungan atau manfaat asuransi kesehatan, pemegang polis asuransi kesehatan wajib membayar premi secara berkala, yang nilainya bervariatif, disesuaikan dengan kondisi kesehatan tertanggung, tingkat risiko, manfaat dan ketentuan lainnya dari perusahaan asuransi yang bersangkutan. Selain hal-hal di atas, kamu juga perlu mengetahui bahwa perusahaan asuransi kesehatan memiliki beberapa pengecualian dalam pemberian pertanggungan yaitu terhadap penyakit-penyakit berikut: 1. Penyakit yang telah diidap tertanggung sebelum waktu mulai berlakunya polis; 2. Cidera akibat olahraga bela diri atau menggunakan tenaga dan kontak fisik atau karena melukai diri sendiri, cacat bawaan dari lahir, melakukan tindak kejahatan, serta melanggar peraturan yang berlaku; 3. Infeksi virus HIV termasuk penyakit kehilangan daya tahan tubuh (AIDS), pengobatan penyakit kelamin, keracunan, sterilisasi, penyakit atau kelainan jiwa; dan 4. Akibat pemakaian bahan narkotika secara tidak sah, kecanduan alkohol, serta biaya-biaya lainnya yang dikecualikan dalam polis. Oleh karena itu baca dan pahami dengan seksama hal-hal yang tertulis dalam polis asuransi kesehatanmu dan bayarlah premi sesuai dengan waktu yang telah ditentukan guna mencegah terjadinya gagal klaim.Selain produk asuransi yang ditawarkan oleh perusahaan asuransi swasta, perlindungan kesehatan juga bisa didapat dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, yaitu badan hukum yang memberikan perlindungan sosial bagi masyarakat Indonesia secara lebih menyeluruh dan terpadu. Kepesertaan BPJS Kesehatan sifatnya “wajib” bagi seluruh penduduk Indonesia, termasuk orang asing yang bekerja paling singkat 6 (enam) bulan di Indonesia. Adapun sifat wajib tersebut masih dilaksanakan secara bertahap semenjak program jaminan kesehatan tersebut beroperasi, yaitu tanggal 1 Januari 2014.Bagi tenaga kerja, pendaftaran keanggotaan BPJS Kesehatan dilakukan oleh pemberi kerja (orang perseorangan, pengusaha, badan hukum, atau badan lainnya yang mempekerjakan tenaga kerja) bersama-sama dengan pendaftaran pemberi kerja tersebut. Bagi penduduk yang merasa kurang mampu untuk membayar iuran setiap bulan, nggak perlu khawatir karena kamu dapat mendaftarkan diri menjadi Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan di BPJS Kesehatan, dimana iuran kepesertaanmu nantinya akan dibayarkan oleh Pemerintah. Bagi peserta Non-PBI, iuran yang dibayarkan cukup ringan, lho! Selain ketiga kategori di atas, dapat mendaftarkan diri sebagai peserta secara langsung di kantor BPJS terdekat. Informasi lebih lengkap mengenai BPJS Kesehatan, dapat dilihat di situs https://bpjs-kesehatan.go.id/. Ada beragam manfaat yang dapat diperoleh peserta BPJS Kesehatan, yaitu: 1. Pelayanan kesehatan tingkat pertama: pemeriksaan, pengobatan dan konsultasi medis, tindakan medis non spesialistik, baik operatif maupun non operatif, pelayanan obat dan bahan medis habis pakai, dan lain sebagainya; serta 2. Pelayanan kesehatan rujukan tingkat lanjutan: rawat jalan dan rawat inap. Sudah bisa dibayangkan kan, keuntungan yang akan kamu terima jika kamu menjadi peserta asuransi kesehatan/ BPJS kesehatan? Yuk, jalani hidup dengan lebih tenang, dan jaga kesehatan dompetmu dengan asuransi kesehatan.#Asuransi #AsuransiKesehatan #BiayaKesehatan #BiayaRumahSakit #BiayaPengobatan #BiayaMedis #ProdukAsuransi #BPJSKesehatan (Baca selengkapnya)

15 Market Leader Asuransi Jiwa 2016 Versi Majalah Asuransi Agustus 2017

15 Market Leader Asuransi Jiwa 2016 Versi Majalah Asuransi Agustus 2017Sumber : Majalah Asuransi 2017PT. Indolife Pensiontama termasuk dalam 15 Market Leader Asuransi Jiwa, versi Majalah Asuransi 2017 dengan pendapatan premi 2016 sebesar Rp. 9.486.432 dan total pendapatan premi asuransi jiwa Rp. 153.613.477. (Baca selengkapnya)

Pertumbuhan Premi Ditargetkan 15 Persen

Pertumbuhan Premi Ditargetkan 15 PersenSumber : Majalah Asuransi Edisi 319 Agustus 2017 Selama 2016, PT Indolife Pensiontama mengalami pertumbuhan dalam kegiatan bisnisnya. menurut Direktur PT Indolife Pensiontama Juli Priyatno, sampai dengan 31 Desember 2016 aset Indolife mencapai Rp 18,09 triliun rupiah, meningkat 13,0 persen dibandingkan aset per 31 Desember 2015 yang mencapai Rp 16,00 triliun rupiah. sedangkan premi pada 31 Desember 2016 sebesar Rp 9,49 triliun rupiah, meningkat 7,4 persen dibandingkan premi pada 31 Desember 2015 sebesar Rp 8,83 triliun rupiah. Untuk meningkatkan kinerja perusahaan pada tahun 2017, Juli Priyatno mengungkapkan, Indolife tetap melakukan ekspansi dengan membuka kantor-kantor pemasaran, selain menambah kantor pemasaran, kami juga fokus melaksanakan pelatihan untuk tenaga pemasar, karena tenaga pemasar yang terampil akan mempercepat laju pertumbuhan Indolife, maka pihaknya optimis bahwa industri asuransi jiwa akan tumbuh positif 15-25 persen. (Baca selengkapnya)

Rating 124 Asuransi Versi Infobank 2016

Rating 124 Asuransi Versi Infobank 2016Sumber : Majalah Infobank 2016 Pada "Rating 124 Asuransi Versi Infobank 2016" Indolife Pensiontama sukses meraih predikat "sangat bagus". dibandingkan dengan tahun sebelumnya, ini merupakan peningkatan yang berhasil dicatatkan Indolife Pensiontama. dari beberapa aspek penilaian, perusahaan asuransi yang dipimpin Andreas S. Soedjijanto sebagai direktur utama ini berhasil mencatatkan total skor 83,95%.Sepanjang 2015 Indolife Pensiontama sukses mengumpulkan laba sebesar Rp 193,18 miliar atau meningkat 263,71% dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang hanya Rp 53,11 miliar. selain perolehan laba, total aset dan nilai investasi perusahaan asuransi ini pun menunjukan pergerakan yang positif, dengan kenaikan masing-masing 11,36% dan 11,34%.Ditengah kondisi perekonomian yang masih menekan dunia usaha, Indolife Pensiontama berusaha menyiasati dengan menjalankan strategi low cost company. itu patut diapresiasi sebab dengan perolehan premi yang meningkat 14,11% Indolife Pensiontama berhasil mempertebal nominal premi menjadi Rp 8,83 triliun atau bertambah Rp 1 triliun lebih pada tahun lalu. (Baca selengkapnya)

10 Besar Pangsa Premi Bruto Perusahaan Asuransi Jiwa Versi Infobank 2016

10 Besar Pangsa Premi Bruto Perusahaan Asuransi Jiwa Versi Infobank 2016Sumber : Majalah Infobank 2016 PT. Indolife Pensiontama termasuk dalam 10 besar pangsa premi bruto perusahaan asuransi jiwa versi Majalah Infobank 2016 dengan total premi bruto(dalam jutaan Rupiah)per Desember 2014 sebesar Rp 7.738.304 dan per Desember 2015 sebesar Rp 8.830.007. (Baca selengkapnya)

10 Besar Pangsa Premi Bruto Perusahaan Asuransi Jiwa Versi Infobank 2015

10 Besar Pangsa Premi Bruto Perusahaan Asuransi Jiwa Versi Infobank 2015Sumber : Majalah Infobank 2015 PT. Indolife Pensiontama termasuk dalam 10 besar pangsa premi bruto perusahaan asuransi jiwa versi Majalah Infobank 2015 dengan total premi bruto(dalam jutaan Rupiah)per Desember 2013 sebesar Rp 6.248.472 dan per Desember 2014 sebesar Rp 7.738.304. (Baca selengkapnya)

PERCAYA DIRI MENATAP 2016

Percaya Diri Menatap 2016 Kondisi perekonomian global yang belum menentu tak membuat nyali PT. Indolife pensiontama ciut dalam menyongsong perjalanan bisnis di 2016. Hal ini tak lepas dari berbagai stimulus yang digulirkan oleh pemerintah dalam rangka penguatan ekonomi domestik. Selain itu, usaha perusahaan dalam memperkuat penetrasi pasar asuransi nasional juga terus dilakukan sehingga diyakini juga bakal membawa hasil yang mengembirakan. Dengan demikian, meski banyak pihak memandang business opportunity di tahun 2016 dengan pesimis, pihak Indolife justru yakin pertumbuhan kinerjanya bakal lebih kencang dibanding tahun 2015. Optimisme yang dilambungkan oleh manajemen perusahaan sebenarnya tidak mengherankan. Sebagai perusahaan yang masuk dalam lima besar penguasa pasar asuransi jiwa nasional, PT. Indolife Pensiontama tentu memiliki "mesin bisnis" yang lebih ciamik dan dapat diandalkan dalam mengarungi ketatnya persaingan pasar ditahun 2016. "Di tahun 2016 kami perkirakan pertumbuhan premi asuransi jiwa nasional bakal dikisaran 25% sampai 30%, lebih tinggi dari proyeksi kami untuk 2015 yang kisaran 20% sampai 25%", ujar Direktur PT. Indolife Pensiontama, Juli Priyatno. Salah satu yang diandalkan perusahaan sebagai lokomotif usaha, menurut Juli, adalah penjualan produk Studysave yang menawarkan perlindungan asuransi kecelakaan dengan dilengkapi manfaat investasi. Produk ini menjadi andalan lantaran sangat mudah diperoleh nasabah dengan hanya sekali pembayaran saja. "Jadi kapansaja memiliki dana lebih, masyarakat bisa membelinya dengan mudah dan cepat," tutur Juli. Berbekal Studysave dan beragam varian produk lain, Juli yakin pihaknya dapat mendongkrak penguasaan pasar sekaligus mempertahankan posisinya di lima besar perusahaan asuransi jiwa di Indonesia.(Sumber: Jasa Keuangan Indonesia - Edisi 7 Januari 2016) (Baca selengkapnya)

Gala Dinner Temu Kangen Nasabah

GALA DINNER TEMU KANGEN NASABAH Batam Pos PT. Indolife Pensiontama merupakan perusahaan yang bergerak di bidang asuransi jiwa dan dana pensiun. Indolife memulai bisnisnya tahun 1991 melalui Surat Keputusan Menteri Keuangan RI Nomor KEP 585/KM.13/1991. Sebagai anggota kelompok usaha Salim Grup yang berpusat di Jakarta. PT. Indolife Pensiontama dikenal memiliki kondisi keuangan yang kuat dan komitmen pelayanan yang prima bagi nasabahnya.Tahun 2014 ini PT. Indolife Pensiontama termasuk kategori asuransi dengan aset terbesar Rp 13 triliun lebih. Sehingga, dana nasabah aman di PT. Indolife. Menyambut tahun baru dan bersilaturahmi dengan nasabah, Call Center PT. Indolife Batam mengadakan gala dinner temu kangen dengan nasabah di Goodway Hotel, Jum’at, 12 Desember 2014. Gala dinner temu kangen dengan nasabah ini, dihadiri langsung General Manager (GM) Indolife, Tiambun Linceria Simanjuntak. Acara ini sangat meriah dan dihibur oleh singer Batam.Bagi anda yang berminat masuk Indolife, bisa menghubungi Call Center Indolife Batam yang beralamat di Gedung Dana Graha Lantai 1 Ruang 102 Nagoya, Batam. (anwar/adv)(Sumber: Batam Pos, Senin 15 Desember 2014) (Baca selengkapnya)

Program Edukasi dan Literasi Keuangan Harusnya Tidak Hanya Sebuah Program Berlian OJK

Program Edukasi dan Literasi Keuangan Harusnya Tidak Hanya Sebuah Program Berlian OJK Dcentronews – Jakarta Program edukasi dan literasi keuangan seharusnya tidak hanya menjadi sebuah program berlian Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tetapi menjadi satu kesatuan kebijakan strategis pemerintahan Jokowi-JK yang bisa menjangkau desa terpencil dalam gugusan Negara Republik Indonesia. Pernyataan tersebut di ungkapkan oleh Juliaman Saragih dalam Seminar Literasi Keuangan Indolife Pensiontama yang digelar di GOR Jakarta Timur. Pria yang juga menjabat sebagai Ketua/Pendiri Nation and Character Building Institute menambahkan bahwa program edukasi keuangan ini menjadi penting bukan hanya terkait langsung dengan upaya mobilisasi dana masyarakat melalui Industri Keuangan Non Bank (IKNB), namun juga untuk pembiayaan pembangunan jangka panjang melalui berbagai produk dan jasa keuangan. "Kesuksesan program edukasi dan literasi keuangan ini menjadi petunjuk kuat ke arah perwujudan salah satu Cita Tri Sakti, Berdikari di bidang ekonomi, dan sembilan agenda prioritas (Nawacita) Jokowi-JK," ungkap Juliaman di Jakarta, Selasa (11/11). Sementara Indra HS selaku Head of Actuarial/Manager Marketing, menegaskan tentang kesiapan Indolife Pensiontama untuk mensukseskan program edukasi dan literasi keuangan OJK. "Kesiapan kami tidak hanya dengan menggerakkan seluruh perangkat jaringan bisnis Indolife juga didukung dengan berbagai produk yang inovatif dan bernilai tambah serta kekuatan keuangan yang handal dan sumber daya manusia yang berkualitas” katanya. Ia menambahkan bahwa kepuasan dan loyalitas nasabah adalah misi dan komitmen bisnis Indolife. Di tempat terpisah Titi Basriyati selaku Penggerak Perempuan Jakarta, menegaskan penting dan strategisnya membangun ruang edukasi dan sosialisasi 'melek keuangan' untuk perempuan serta Ibu Rumah Tangga. “Menyongsong Hari Ibu yang jatuh pada tanggal 22 Desember, tidak ada alasan lagi bagi OJK dan Pemerintah untuk membingkai pesan edukasi dan literasi keuangan dalam program pemberdayaan dan penguatan perempuan Indonesia. Hal tersebut agar perempuan di Indonesia bisa lebih maju, mandiri, produktif serta terhormat sebagai penjaga moral, tradisi, budaya dan peradaban ” katanya. Acara Seminar Literasi Keuangan ini dihadiri ratusan ibu rumah tangga (IRT) dari bidaracina dan cipinang cempedak, mahasiswa dan beberapa jaringan aktivis. (AGUS) (Sumber: Dcentronews, Selasa 11 November 2014) (Baca selengkapnya)